MOHON MAAF

"Bagi sobat yang ingin copas, mohon maaf sekali karna untuk sementara blog dalam perbaikan jadi tidak diizinkan untuk di Copy"

Sabtu, 20 April 2013

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis


BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Gastritis adalah proses inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung. Secara histopatologi dapat dibuktikan dengan adanyan infiltrasi sel-sel radang pada daerah tersebut. Gastritis merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dijumpai di klinik penyakit dalam (Hirlan dalam Sudoyo,2006).

Keluhan gastritis merupakan suatu keadaan yang sering dan banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tidak jarang kita jumpai penderita gastritis kronis selama bertahun-tahun pindah dari satu dokter ke dokter yang lain untuk mengobati keluhan gastritis tersebut. Berbagai obat-obatan penekan asam lambung sudah pernah diminum seperti antasid, namun keluhan selalu datang silih berganti. Keluhan yang berkepanjangan dalam menyembuhkan gastritis ini, dapat menimbulkan stress. Sekitar 10% penderita gastritis mengalami stress dan pengobatannya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Bagi penderita gastritis, stress ini bukan tidak mungkin justru menambah berat gastritis penderita yang sudah ada (Budiana, 2006).

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gastritis menurut Uripi, (2002) adalah, pola makan, faktor obat-obatan dan sters sedangkan menurut mutaqin (2011) faktor yang menyebabkan gastritis akut, seperti merokok, jenis obat, alkohol, bakteri, virus, jamur, stres akut, radiasi, alergi atau intoksitasi dari bahan makanan dan minuman, garam empedu, iskemia dan trauma langsung.

Banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gastritis membuat angka kejadian gastritis juga meningkat Budiana (2006), mengatakan bahwa gastritis ini tersebar di seluruh dunia dan bahkan diperkirakan diderita lebih dari 1,7 milyar. Pada negara yang sedang berkembang infeksi diperoleh pada usia dini dan pada negara maju sebagian besar dijumpai pada usia tua. Badan penelitian kesehatan dunia WHO (2012), melakukan tinjauan terhadap beberapanegara dunia dan mendapatkan hasil persentase angka kejadian gastritis di dunia, diantaranya Inggris 22%, China 31%,  Jepang 14,5%, Kanada 35%, dan Perancis 29,5%. Di dunia, insiden gastritis sekitar 1,8-2,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahun. Insiden terjadinya gastritis di Asia Tenggara sekita 583.635 dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Prevalensi gastritis yang dikonfirmasi melalui endoskopi pada populasi di Shanghai sekitar 17,2% yang  secara substantial lebih tinggi daripada populasi di barat yang berkisar 4,1% dan bersifat asimptomatik.  Gastritis biasanya dianggap sebagai suatu hal yang remeh namun gastritis merupakan awal dari sebuah
penyakit yang dapat menyusahkan kita.

Di Indonesia menurut WHO (2012) adalah 40,8%. Angka kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prepalensi 274.396 kasus dari 238.452.952 jiwa penduduk.  Berdasarkan profil kesehatan di Indonesia tahun 2011, merupakan salah satu penyakit dalam 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat inap di rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 30.154 kasus  (4,9%).

Menurut data yang diperoleh dari Puskesmas .,…….. merupakan urutan  daftar 5 penyakit yang paling sering dikeluhkan pasien, tahun 2012 tercatat data terakhir bulan November sebanyak 125 pasien dan bulan Desember  meningkat menjadi 155 pasien. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti terhadap pasien gastritis di ,,,,,,,,,,,,,, menyatakan bahwa penyakit gastritis yang diderita pasien disebabkan oleh pola makan, obat-obatan dan stres. Berdasarkan fenomena yang ditemukan di puskesmas …….. maka peneliti tertarik melkukan penelitian dengan judul “faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebab terjadinya gastritis di puskesmas ….. tahun 2013”

B.       RUMUSAN MASALAH
Melihat latar bekang tersebut diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebab terjadinya gastritis di puskesmas ….. tahun 2013






C.      TUJUAN PENELITIAN
1.    Tujuan Umum
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyebab terjadinya gastritis di puskesmas ….. tahun 2013
2.    Tujuan khusus:
a.    Mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian gastritis di puskesmas ……….  Karawang tahun 2013.
b.    Mengetahui hubungan penggunaan obat-obatan dengan kejadian gastritis di puskesmas ……….  Karawang tahun 2013.
c.    Mengetahui hubungan stres dengan kejadian gastritis di puskesmas ……….  Karawang tahun 2013.

D.       MANFAAT PENELITIAN
a.    Pendidikan
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi ilmu pengetahuan tentang factor-faktor yang dapat menyebabkan gastritis
b.    Pelayanan kesehatan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi bahan pertimbangan dalam promosi kesehatan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terutama asuhan keperawatan yang cepat dan tepat.
c.    Peneliti
Diharapkan sebagai langkah awal penelitian berikutnya untuk penelitian sejenis yaitu faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian gastritis sehingga dapat bermanfaat bagi pengembangan ilmu dan praktek keperawatan yang akan datang.
Unutuk Bab Selanjutnya bisa menghubungi : 081906696499

Daftar Pustaka.

WHO (2008). Standard Treatment Guidelines and Essential Medicines List For South Africa, dalam

Suyono, Slamet. 2001. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Balai Penerbitan FKUI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar